OBJEK PROYEK AKHIR : TB. LENCANAN MULYA SAWANGAN
JUDUL PA : SISTEM APLIKASI PENJUALAN PADA TB. LENCANA MULYA SAWANGAN
Penjualan merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh suatu usaha agar usaha tersebut bisa terus eksis. Oleh karena itu, kemajuan suatu perusahaan selain dapat kita lihat dari laporan arus kasnya, dapat juga kita lihat dari laporan penjualannya. Apabila perusahaan tersebut memiliki rating penjualan yang tinggi, maka dapat dipastikan perusahaan tersebut telah berhasil dalam memasarkan produk-produknya. Untuk itu laporan atas penjualanpun perlu dibuat untuk mengetahui jumlah penjualan yang terjadi. Sekarang ini tidak hanya perusahaan besar yang membutuhkan laporan penjualan, tetapi perusahaan kecilpun membutuhkannya. Hal ini dapat dijadikan dasar dalam pengembangan usahanya. Misalnya pemilik toko dapat membuat suatu keputusan mana barang yang harus ditambahakan stocknya, tentunya dengan melihat jumlah penjualan dalam suatu periode tertentu dari laporan penjualan.
TB. LENCANA MULYA adalah perusahaan dagang yang aktivitas utamanya adalah membeli dan menjual kembali barang dagangan tanpa merubah bentuk dan sifat dari barang tersebut. Aktivitas yang terjadi pada TB. LENCANA MULYA meliputi pembelian alat bahan bangunan, penyimpanan persediaan dan menjual kembali kepada konsumen. Sistem yang digunakan dalam TB. LENCANA MULIA masih bersifat manual. Dalam hal ini Pengendalian dilakukan sepenuhnya oleh pemilik Toko. Sehingga tidak ada manjemen user maupun manajemen sistem.
Kelemahan dari sistem manual yang digunakan
1. Tidak adanya pengendalian terhadap penjualan setiap hari, dikarenakan jumlah omzet penjualan hanya dihitung dari banyaknya uang kas yang diterima, tidak dibandingkan dengan jumlah barang dagangan yang berkurang sehingga jika terjadi penyimpangan tidak dapat diketahui.
2. Bukti-bukti transaksi penjualan tidak disimpan melainkan dihilangkan sebab tidak ada pencatatan transaksi yang terjadi.
3. Tidak ada pengelolaan yang baik terhadap persediaan barang dagangan. Pembelian barang dilakukan jika melihat barang yang ada di toko secara fisik sudah kosong. Sedangkan jika ada barang yang sudah lama dan masa expirednya sudah habis, tidak akan bisa terlacak.
Proyek ini memiliki tujuan untuk mengembangkan sistem informasi yang mampu memberikan kemudahan bagi TB. LENCANA MULYA dalam melakukan manajemen usaha, khusunya pada kegiatan operasionalnya.
Tujuan pelakasanaan proyek ini adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses pencatatan dan pengolahan seluruh transaksi keuangan yang terjadi. Seluruh transaksi keuangan yang dimaksud di sini adalah segala kegiatan yang meliputi penerimaan dan pengeluaran kas, khususnya transaksi penjualan. Sistem ini juga dibuat saling terintegrasi antara satu fungsi dengan fungsi lain untuk menghindari terjadinya ketidaksesuaian antara satu proses bisnis dengan proses bisnis lainnya, karena setiap perubahan dalam satu database secara otomotis.
Kehadiran sistem yang akan dibuat diharapkan mampu memudahkan pihak TB. LENCANA MULYA dalam mengelola usahanya. Di mana sistem ini akan membantu dalam hal menyimpan, mengolah data, dan menggunakan data transaksi penjualan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan proses usahanya. Sistem ini juga bersifat user friendly, terotomatisasi dan terintegrasi sehingga dapat meringankan pekerjaan pada TB.LENCANA MULYA.
Dengan pelaksanaan proyek ini, diharapkan usaha TB.LENCANA MULYA akan memiliki sistem informasi yang memenuhi beberapa kriteria, yaitu:
1. Data dan informasi yang terintegrasi ke semua bagian
2. Sistem informasi yang memiliki kemudahan dalam menginput data-data transaksi
3. Pengolahan data secara otomatis dan menghasilkan informasi yang siap digunakan
4. Informasi yang dihasilkan diharapkan dapat membantu pihak TB. LENCANA MULYA
5. Mampu meningkatkan kinerja TB. LENCANA MULYA sehingga dapat meningkatkan produktifitas.
Pelaksanan proyek ini memilki target utama, yaitu memfasilitasi proses pencatatan transaksi penjualan. Secara umum sistem yang akan dibuat mendukung beberapa fungsi, yaitu:
1.OBJEK PROYEK AKHIR : TB. LENCANAN MULYA SAWANGAN
JUDUL PA : SISTEM APLIKASI PENJUALAN PADA TB. LENCANA MULYA SAWANGAN
Penjualan merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh suatu usaha agar usaha tersebut bisa terus eksis. Oleh karena itu, kemajuan suatu perusahaan selain dapat kita lihat dari laporan arus kasnya, dapat juga kita lihat dari laporan penjualannya. Apabila perusahaan tersebut memiliki rating penjualan yang tinggi, maka dapat dipastikan perusahaan tersebut telah berhasil dalam memasarkan produk-produknya. Untuk itu laporan atas penjualanpun perlu dibuat untuk mengetahui jumlah penjualan yang terjadi. Sekarang ini tidak hanya perusahaan besar yang membutuhkan laporan penjualan, tetapi perusahaan kecilpun membutuhkannya. Hal ini dapat dijadikan dasar dalam pengembangan usahanya. Misalnya pemilik toko dapat membuat suatu keputusan mana barang yang harus ditambahakan stocknya, tentunya dengan melihat jumlah penjualan dalam suatu periode tertentu dari laporan penjualan.
TB. LENCANA MULYA adalah perusahaan dagang yang aktivitas utamanya adalah membeli dan menjual kembali barang dagangan tanpa merubah bentuk dan sifat dari barang tersebut. Aktivitas yang terjadi pada TB. LENCANA MULYA meliputi pembelian alat bahan bangunan, penyimpanan persediaan dan menjual kembali kepada konsumen. Sistem yang digunakan dalam TB. LENCANA MULIA masih bersifat manual. Dalam hal ini Pengendalian dilakukan sepenuhnya oleh pemilik Toko. Sehingga tidak ada manjemen user maupun manajemen sistem.
Kelemahan dari sistem manual yang digunakan
1. Tidak adanya pengendalian terhadap penjualan setiap hari, dikarenakan jumlah omzet penjualan hanya dihitung dari banyaknya uang kas yang diterima, tidak dibandingkan dengan jumlah barang dagangan yang berkurang sehingga jika terjadi penyimpangan tidak dapat diketahui.
2. Bukti-bukti transaksi penjualan tidak disimpan melainkan dihilangkan sebab tidak ada pencatatan transaksi yang terjadi.
3. Tidak ada pengelolaan yang baik terhadap persediaan barang dagangan. Pembelian barang dilakukan jika melihat barang yang ada di toko secara fisik sudah kosong. Sedangkan jika ada barang yang sudah lama dan masa expirednya sudah habis, tidak akan bisa terlacak.
Proyek ini memiliki tujuan untuk mengembangkan sistem informasi yang mampu memberikan kemudahan bagi TB. LENCANA MULYA dalam melakukan manajemen usaha, khusunya pada kegiatan operasionalnya.
Tujuan pelakasanaan proyek ini adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses pencatatan dan pengolahan seluruh transaksi keuangan yang terjadi. Seluruh transaksi keuangan yang dimaksud di sini adalah segala kegiatan yang meliputi penerimaan dan pengeluaran kas, khususnya transaksi penjualan. Sistem ini juga dibuat saling terintegrasi antara satu fungsi dengan fungsi lain untuk menghindari terjadinya ketidaksesuaian antara satu proses bisnis dengan proses bisnis lainnya, karena setiap perubahan dalam satu database secara otomotis.
Kehadiran sistem yang akan dibuat diharapkan mampu memudahkan pihak TB. LENCANA MULYA dalam mengelola usahanya. Di mana sistem ini akan membantu dalam hal menyimpan, mengolah data, dan menggunakan data transaksi penjualan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan proses usahanya. Sistem ini juga bersifat user friendly, terotomatisasi dan terintegrasi sehingga dapat meringankan pekerjaan pada TB.LENCANA MULYA.
Dengan pelaksanaan proyek ini, diharapkan usaha TB.LENCANA MULYA akan memiliki sistem informasi yang memenuhi beberapa kriteria, yaitu:
1. Data dan informasi yang terintegrasi ke semua bagian
2. Sistem informasi yang memiliki kemudahan dalam menginput data-data transaksi
3. Pengolahan data secara otomatis dan menghasilkan informasi yang siap digunakan
4. Informasi yang dihasilkan diharapkan dapat membantu pihak TB. LENCANA MULYA
5. Mampu meningkatkan kinerja TB. LENCANA MULYA sehingga dapat meningkatkan produktifitas.
Pelaksanan proyek ini memilki target utama, yaitu memfasilitasi proses pencatatan transaksi penjualan. Secara umum sistem yang akan dibuat mendukung beberapa fungsi, yaitu:
1. Mencatat data transaksi penjualan
2. Melaporkan hasil transaksi penjualan
3. Mencatat dan menampilkan data jumlah penjualan tiap hari
4. Mencatat dan menampilkan stock barang yang tersedia di gudang
Pelaksanaan proyek ini dimulai dengan pengumpulan semua informasi, data atau dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebagai input dan bahan pertimbangan untuk mengembangkan proyek ini. Selanjutnya semua input yang telah diterima, dianalisa, dan dipilih-pilih sehingga menghasilkan data yang valid dan siap digunakan dalam perancangan sistem yang akan dibuat. Sistem yang akan dibuat menggunakan Database Management System MS Access dan menggunakan aplikasi MS Visual Basic.
Mencatat data transaksi penjualan
2. Melaporkan hasil transaksi penjualan
3. Mencatat dan menampilkan data jumlah penjualan tiap hari
4. Mencatat dan menampilkan stock barang yang tersedia di gudang
Pelaksanaan proyek ini dimulai dengan pengumpulan semua informasi, data atau dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebagai input dan bahan pertimbangan untuk mengembangkan proyek ini. Selanjutnya semua input yang telah diterima, dianalisa, dan dipilih-pilih sehingga menghasilkan data yang valid dan siap digunakan dalam perancangan sistem yang akan dibuat. Sistem yang akan dibuat menggunakan Database Management System MS Access dan menggunakan aplikasi MS Visual Basic.